Terekam Dalam Video Seorang Oknum Kakon Arogan Berkata “SETAN” Kepada Seorang Wartawan.

Rabu, 2 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus.–

Kumparan88news.com.–

Sikap tidak terpuji di tunjukan oleh seorang oknum kepala pekon (kakon) yang notabene seorang pemimpin yang harus mempunyai jiwa mengayomi dan bertutur kata yang baik.

Hal ini tidak berlaku terhadap oknum kepala pekon Wonoharjo Kecamatan Sumberrejo kabupaten Tanggamus, pasalnya tanpa mendengar cerita kedua belah pihak terlebih dahulu (beberapa orang aparatur pekon Wonoharjo dan seorang wartawan).
Oknum kakon tersebut langsung mengamuk dan menunjuk-nunjuk awak media.

Awal permasalahan muncul ketika ada kunjungan awak media ke pekon Wonoharjo, masih di dalam perjalanan dan masih di dalam kendaraan bermobil, seorang awak media mencoba menghubungi salah satu aparatur pekon yang berinisial “Win” untuk mempertanyakan apakah kepala pekon atas nama Daryanto ada di kantor pekon, oleh aparatur pekon yang berinisial “Win” di jawab kalau kakon sudah tidak ada di kantor pekon.
” Pak kakon baru keluar dari kantor pekon bang, mungkin di rumah karena mobilnya ada di rumah”. tutur “Win”
Kamis (26/09/2024).

Setibanya di rumah Daryanto kepala pekon Wonoharjo yang jaraknya hanya puluhan meter dari Balai pekon Wonoharjo. Maka turunlah salah satu awak media yang berinisial “Jum” .

Dengan sopan dan sembari mengetuk pintu rumah kepala pekon, maka muncullah seorang anak lelaki remaja yang mengatakan kalau bapak lagi tidak berada di rumah, padahal kendaraan mobil jenis sedan masih terparkir di samping rumah kepala pekon. Ketika awak media mencoba menghubungi melalui via telepon WhatsApp, Handphone kepala pekon aktip dan berdering tapi tidak di tanggapi.

Merasa kesal seakan-akan di permainkan, salah satu awak media yang berinisial “Jum” dengan berjalan kaki dari rumah kepala pekon ke balai pekon untuk melihat apakah Daryanto kepala pekon masih berada di balai pekon atau tidak.

Baca Juga:  Bukti dan Keterangan Saksi Kuat Dugaan Pungutan Liar K3S Air Naningan, Pemanggilan Resmi Dijadwalkan Besok  

Setiba di kantor pekon oleh awak media yang berinisial “Jum” mempertanyakan keberadaan kepala pekon kepada aparatur pemerintah dan yang masih ada di ruang kantor pekon dan ingin menanyakan lebih lanjut kenapa awak media di bohongi dengan berkata kalau kepala pekon Daryanto ada di rumah.

Maka terjadilah cekcok mulut antara awak media “Jum” dengan beberapa aparatur pekon di dalam ruangan kantor pekon tersebut,
Dan tiba-tiba kakon Daryanto muncul masih dengan pakaian kerja (pakaian putih hitam) langsung marah-marah kepada awak media yang berinisial ‘Jum’ dan berkata kasar dan terucap kata “SETAN’ kepada “Jum”

” Siapa yang marah-marah dan bentak aparatur saya, ini kantor pekon…. .
(Keluar lah kata-kata kasar yang tidak pantas di ucapkan oleh seorang kepala desa/kepala pekon).” ujar Daryanto.

Setelah berusaha di lerai/dipisahi oleh awak media yang lain yang masih terkesima dan tidak menyangka atas ucapan kakon Daryanto kepada salah satu awak media bisa sekasar itu, dan tidak bisa membedakan orang yang bernada bersuara bentak-bentak dengan orang bernada bersuara didalam suasana lagi berdebat.

Untuk menghindari keributan lebih jauh maka awak media berinisiatif meninggal tempat/lokasi tersebut.
(Balai pekon Wonoharjo).

Atas kejadian tersebut, sangat di sayangkan kalau kakon Daryanto tidak bisa bersikap adil untuk mendengarkan cerita dari kedua belah pihak. Dan tidak hanya mendengarkan laporan dari aparatur pekon nya secara singkat yang hanya melaporkan kejadian cekcok mulut tersebut melalui via telepon.

Dengan kejadian tersebut dan kebiasaan kakon Daryanto yang suka menghindar dari kunjungan awak media tanpa alasan yang jelas,
Maka patut di duga kakon Daryanto telah melakukan Tindak pidana korupsi di dalam pengelolaan anggaran dana desa (DD) selama menjabat kepala pekon secara Terstruktur, sistematis dan Masif (TSM).

Baca Juga:  Kepsek Suwandi Diduga Korupsi Dana BOS Reguler Dan BOS Afirmasi. Segera di Laporkan ke APH....!!

(Tim).

Berita bersambung :
Pemaparan anggaran dana desa yang di duga telah di korupsi oleh Kakon Daryanto mulai tahun anggaran 2020s/d 2023.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Oknum Kepsek Sudirman Diduga Mark’Up Dana Bos Ta. 2025 Rp. 1.4 Miliar
Akhmad Hendra.S.H., M.H.: Dinas Pendidikan Kab. Tanggamus Tidak Berani Ambil Sikap Tegas Kepada Oknum K3S Air Naningan..Ada Apa…???
Bukti Pungli Menguat: “Biaya Rekom” Rp100 Ribu Dipungut, Padahal Aturan Tegas Wajib Gratis
Bukti dan Keterangan Saksi Kuat Dugaan Pungutan Liar K3S Air Naningan, Pemanggilan Resmi Dijadwalkan Besok  
Oknum di K3S Kec.Air Naningan Yang Diduga Melakukan Pungutan Rp2000/Siswa Selama Bertahun-tahun. *Ini Penjelasannya.*
Polsek Pugung Ungkap Kasus Penadahan HP Curian, Seorang Pemuda Diamankan
Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Dinas Peternakan Tanggamus: Inspektorat Akan Memanggil Mustika Sari Dewi Namun Belum Ada Jadwal yang Jelas
Dugaan Korupsi Dana Desa di Kecamatan Sumberejo: Anggaran Mesin Pengolah Sampah Puluhan Juta Diduga Dikorupsi Massal Oleh Oknum-Oknum Kakon

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:21 WIB

Oknum Kepsek Sudirman Diduga Mark’Up Dana Bos Ta. 2025 Rp. 1.4 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:33 WIB

Akhmad Hendra.S.H., M.H.: Dinas Pendidikan Kab. Tanggamus Tidak Berani Ambil Sikap Tegas Kepada Oknum K3S Air Naningan..Ada Apa…???

Rabu, 22 April 2026 - 09:35 WIB

Bukti Pungli Menguat: “Biaya Rekom” Rp100 Ribu Dipungut, Padahal Aturan Tegas Wajib Gratis

Selasa, 21 April 2026 - 08:53 WIB

Bukti dan Keterangan Saksi Kuat Dugaan Pungutan Liar K3S Air Naningan, Pemanggilan Resmi Dijadwalkan Besok  

Sabtu, 18 April 2026 - 13:15 WIB

Oknum di K3S Kec.Air Naningan Yang Diduga Melakukan Pungutan Rp2000/Siswa Selama Bertahun-tahun. *Ini Penjelasannya.*

Berita Terbaru