Proyek Rehabilitasi SDN 3 Pondok Terong Diduga Langgar Aturan, Papan Informasi dan Pengawas Tidak Ada

Selasa, 26 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok.-

Kumparan88news.com.–

Proyek rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Pondok Terong, yang berlokasi di Jl. Bojong Pondok Terong No. 120 RT 04/13, Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, menuai sorotan. Pasalnya, meskipun proyek ini telah berjalan selama tiga hari, tidak ditemukan papan proyek yang memuat informasi pagu anggaran. Hal ini diduga melanggar Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Lebih mencurigakan, tidak ada pengawas atau mandor di lokasi. Hanya terlihat empat pekerja yang melaksanakan tugas mereka tanpa arahan langsung dari pelaksana atau mandor. Menurut keterangan seorang karyawan proyek, pelaksana yang bertanggung jawab atas proyek ini adalah seseorang bernama Sinaga. Namun, ketika awak media mencoba mengonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sinaga tidak memberikan respons hingga berita ini diterbitkan.

Ketidak transparanan ini memunculkan pertanyaan serius terkait tata kelola proyek rehabilitasi yang seharusnya terbuka dan diawasi dengan baik. Selain melanggar prinsip keterbukaan informasi, absennya pengawas di lokasi proyek juga menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas hasil rehabilitasi.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah maupun instansi yang bertanggung jawab atas proyek tersebut. Warga sekitar berharap adanya tindakan tegas dan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan proyek ini agar sesuai dengan aturan yang berlaku dan memberikan hasil yang maksimal bagi pendidikan.
(*).

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Klarifikasi Pihak Sekolah Tentang Adanya Dugaan Pungli, Kepsek SMKN 1 Tangsel Angkat Bicara

Berita Terkait

Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat
Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria S.H.,M.H: angkat bicara terkait berita yang lagi viral
Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !
*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?
Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !
Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:35 WIB

Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !

Senin, 29 Desember 2025 - 21:34 WIB

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:55 WIB

*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*

Senin, 15 Desember 2025 - 22:45 WIB

Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?

Berita Terbaru

Rote Ndao

*Pemerrintah Rote Ndao, Pasif Menilik Rakyat*

Senin, 16 Mar 2026 - 11:20 WIB