Proyek Pembangunan Peningkatan Dirawa Mesuji Tulang Bawang,Diduga Di Buat Asal Jadi dan banyaknya Mark’Up Anggaran.

Kamis, 17 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesuji.–

Kumparan88news.com.–Diduga amburadulnya Proyek pembangunan tahun anggaran 2023 untuk Peningkatan Dirawa Mesuji Tulang Bawang Unit ll Kabupaten Mesuji dan Tulang Bawang yang berada di Desa Sidang Isomukti,Sidang Sidorahayu dan Sidang Muara Jaya,

Kecamatan Rawajitu Utara,Kabupaten Mesuji,dengan pagu anggaran mencapai, Rp.33.777.777.000. Membuat Ketua DPW BAIN HAM RI Provinsi Lampung,Ferry Saputra.Ys.S.H.Geram.

Menurut keterangan,Ferry Saputra.Ys.S.H.
Pihaknya telah membentuk Tim Investigasi guna untuk ikut serta mengawasi kegiatan pembangunan proyek tersebut. “Kami sudah membentuk tim untuk mengawasi kegiatan pembangunan proyek yang ada di Tiga Desa tepatnya di Kecamatan Rawajitu Utara, pengawasan kami bertujuan untuk membatu masyarakat untuk mengawasi pembangunan proyek agar bisa dikerjakan dengan maksimal sesuai dengan ke inginan masyarakat.

“Diduga apa yang di kerjakan oleh oknum pihak kontraktor PT.Bajasa Manunggal Sejati selaku pemenang tender dengan pagu anggaran mencapai Rp.33.777.777.000.yang bersumber dari anggaran APBN Melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, SNVT PELAKSANAAN JARINAGAN PEMENFAATAN AIR MESUJI SEKAMPUNG tersebut, Diduga tidak sesuai dengan juknis dan Rancangan Anggaran Biaya RAB.” ungkap Ferry, Rabu 16/08/2023.

Dijelaskannya,Tim investigasi dari BAIN HAM RI Provinsi Lampung yang ikut serta mengawasi kegiatan pembangunan proyek tersebut,banyak mendapatkan temuan-temuan yang diduga pekerjaannya di buat asal jadi dan kuat dugaan banyaknya mark-Up anggaran pada kegiatan yang dilakukan oleh oknum kontraktor tersebut.

“Dari segi pengadaan matrial diduga tidak sesuai dengan RAB, contoh kayu gelam yang di gunakan sangatlah kecil-kecil seharusnya menggunakan kayu gelam berukuran 10-12 cm dan Panjang 4 Meter,untuk pemasangan kayu gelamnya seharusnya berjarak 30 cm ternyata di temukan pemasangannya berjarak kurang lebih 100 cm.

Yang lebih uniknya lagi Tanah yang di masukan kedalam karung (Giobek) menggunakan tanah liat hasil dari galian alur sungai,Pertanyaannya apakah itu sesuai dengan juknisnya.?…..Untuk pemasangan Giobek di tepian alur sungai guna penahanan tanggul agar tidak menimbulkan abrasi di kemudian hari justru diduga pemasangan Giobek tersebut di buat asal jadi,sepertihalnya hasil pemantauan dari tim investigasi melalui alur sungai,Giobek yang berisi tanah tersebut sudah mulai mengempes dan sudah mulai mau tergelincir ke dalam sungai,diduga kayu gelam untuk penahan Giobek tersebut sangat lah kecil,sedangkan pekerjaannya masih tahap dikerjakan, anggaran untuk pembangunan proyek tersebut sangatlah besar.”Kata Ferry.

Baca Juga:  *Antisipasi Gangguan Keamanan, Sat Samapta Gelar Patroli*

Ferry Saputra.Ys.S.H. berharap kepada pihak kontraktor. PT.Bajasa Manunggal Sejati agar mengerjakan pembangunan proyek tersebut sesuai dengan juknis dan RAB yang ada, agar pembangunan proyek tersebut bisa kokoh dan bertahan lama sesuai dengan ke inginan masyarakat.

Ferry juga berharap, kepada pihak Balai Besar Provinsi Lampung dan pihak terkait agar segera turun untuk kroscek pembangunan tersebut dan memberikan arahan dan sangsi sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku kepada pihak kontraktor yang diduga nakal tersebut.

(Tim)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?
Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !
Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden
Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat Padati Kantor Kemenag !
Diduga Ada Upaya Bungkam Media, Sekel Tugu Diminta Klarifikasi
Dugaan Cara Mulyono Mengeruk DD Kampung Sumber Makmur : Proyek Jalan & Operasional Kantor Diduga Mark Up, Publik Geram

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 21:34 WIB

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:55 WIB

*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*

Senin, 15 Desember 2025 - 22:45 WIB

Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:09 WIB

Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !

Jumat, 6 Juni 2025 - 15:00 WIB

Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden

Berita Terbaru