Disorot Kinerjanya Kades Panggung Jaya Yang Disinyalir Buruk, Pro Dan Kontra Tanggapan Bermunculan Ditengah Masyarakat.

Selasa, 2 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mesuji.–

Kumparan88news.com.–

Adanya pemberitaan yang sudah kadung menjadi konsumsi publik terkait apa yang sudah diduga dilakukan oleh Kepala Desa (kades) Panggung Jaya, kecamatan Rawa Jitu Utara (RJU) Kabupaten Mesuji yang bernama Atek Rukmana, mendapat tanggapan yang serius dan berbeda di tengah masyarakat. (Pro dan kontra).

Pihak yang (pro) akan berupaya memberikan statmen/tanggapan/ mindset. ( sekumpulan kepercayaan atau cara berfikir yang dapat mempengaruhi perilaku dan sifat seseorang dalam menghadapi situasi dalam hidup). Bahwa si oknum kades tidak mungkin melakukan tindak pidana korupsi atau sejenisnya, karena hasil pantauan dari pihak yang (Pro) menilai bahwa si oknum kades hidup dengan sederhana dan tidak ada harta yang dikumpulkan yang memungkin si oknum kades membeli barang-barang yang mewah.

Sedangkan pihak yang (Kontra) akan berupaya menjelaskan bahwa si oknum kades bisa aja diduga sudah melakukan tindakan pidana korupsi didalam kurun waktu yang sudah lama (terstruktur, sistematis dan masif) karena syarat seseorang pemimpin yang diduga melakukan korupsi uang negara tidak harus kelihatan memiliki barang mewah dan rumah megah, bisa saja pembelian barang mewah seperti mobil misalnya, bisa memakai nama orang lain, nama saudara sendiri dan lain lain.

Belum lagi ada pembelian seperti aset dan investasii seperti pembelian tanah, rumah dan penanaman modal usaha yang juga tidak menutup kemungkinan bisa terjadi.
Artinya kita menilai seseorang pemimpin bukan dari tampilan luarnya saja, tapi kita harus menilai dari KEBIJAKAN yang di ambil yang nantinya tidak menimbulkan POLEMIK dan harus berani menghadapinya untuk bertanggung jawab menjelaskan sejelas-jelasnya.

Sepak terjang oknum kades Atek Rukmana yang di duga penuh POLEMIK dan KONTROVERSI sewaktu mengambil kebijakan sebagai ketua APDESI kecamatan Rawa Jitu Utara ditunjukannya sewaktu membagikan dana Publikasi tahun 2023 yang diambil dari anggaran Dana desa setiap tahunnya.

Baca Juga:  Dukung Program Urban Farming, Dandim 0503/JB Dampingi Danrem 052/Wijayakrama Kunjungan Kerja Kasdam Jaya Panen Sayur Poktan GSG 07 Kampung Salo Kembangan

Dana publikasi sebesar Rp 10.000.000.00 (Sepuluh juta rupiah) adalah dana yang salah satunya di peruntukan untuk kegiatan pemberitaan baik secara online, cetak atau tv streaming.
Mekanisme pembagian dana Publikasi di kelola oleh pemerintah desa dengan cara seorang kepala desa mengambil KEBIJAKAN yang jujur, adil dan transparan.

Sangat disayangkan oknum kades Atek Rukmana sebagai salah satu kades dikecamatan RJU di sinyalir telah mengumpulkan dana Publikasi dari 11 desa dari total 13 desa se-kecamatan RJU.
Sehingga dana Publikasi setiap satu desa sebesar Rp 10 juta di kali 11 desa totalnya menjadi Rp 110.000.000.00. ( Seratus sepuluh juta rupiah).

Dana yang sudah terkumpul seperti penjelasan diatas, kenyataannya sewaktu di bagikan kepada awak media yang dikumpulkan di balai desa Sungai Sidang dana publikasi yang tersisa hanya berjumlah Rp 25.000.000.00. (Dua puluh lima juta rupiah).
untuk setiap awak media mendapatkan Rp 600 ribu — Rp 700 ribu per-media untuk se-kecamatan RJU.
informasi yang beredar bahwa sebagian dana Publikasi kecamatan RJU di setorkan ke APDESI kabupaten Mesuji.

Pertanyaan besar ada di dalam pemikiran publik dan awak media, bagaimana cara nantinya setiap pemerintahan desa mendapatkan bukti kas pengeluaran (BKP) dan prin- out berita dari setiap awak media.
Dengan asumsi penghitungan Rp 600 — Rp 700 ribu di bagi 11 desa yang menyetor sama dengan Rp 60–Rp 70 ribu per-desa….?

Hal konyol dan dungu di tunjukan kepada publik oleh oknum kades-kades yang bermain di dana Publikasi, dan menjadi dugaan keras bagaimana nantinya pihak APIP (Inspektorat) melakukan audit terhadap dana publikasi.
ini akan menjadi perhatian para pelaku sosial kontrol untuk melakukan pengawasan lebih ketat lagi terhadap oknum-oknum kades yang diduga suka bermain anggaran APBN dan APBD.

Baca Juga:  Kepsek SDN RAWAMANGUN 12 Jakarta Timur Diduga Menyelewengkan Dana BOS dan Menyalahgunakan Wewenan

Hal ini juga menjadi catatan serius di awal tahun ini bagi para penggiat anti korupsi dan ahli Hukum, salah satunya Hj.Metty Herawati.S.H yang berkantor di Jakarta pusat dan Bandar Lampung ikut berkomentar.
” Jangan ragu-ragu buat kawan-kawan media dan LSM karena apa yang mereka kelola adalah uang rakyat juga, seharusnya seorang pemimpin walaupun setingkat kades itu juga harus transparan bukan sesuka hati dan se-enaknya mengambil kebijakan tanpa berfikir panjang.
Sungguh tidak bijaksana seorang kades yang seharusnya mengelola dana publikasi dengan hak prerogatif nya bisa di bagikan sendiri kepada awak media, tetapi ini di lempar sana sini sehingga menunjukan bahwa dirinya tidak punya rasa bertanggung jawab dan tidak bisa mengatasi hal-hal kecil.” pungkasnya melalui telepon WhatsApp kepada awak media.
Selasa (02/12/2024).

Bersambung.
Penulis/ Pimpinan Redaksi: Andika.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !
*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?
Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !
Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden
Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat Padati Kantor Kemenag !
Diduga Ada Upaya Bungkam Media, Sekel Tugu Diminta Klarifikasi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:35 WIB

Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !

Senin, 29 Desember 2025 - 21:34 WIB

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:55 WIB

*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*

Senin, 15 Desember 2025 - 22:45 WIB

Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:09 WIB

Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !

Berita Terbaru