Dibongkar Media, Ketua Gapoktan Blokir Wartawan & Ancam Lapor Balik Pemerintah Kampung, Dugaan KKN Dana Oplah Menguat — No Viral, No Justice!

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang,–

Kumparan88news.com.–
Genderang perang atau perlawanan di tabuh oleh oknum ketua Gapoktan, merasa kejepit dan tertekan, asal teriak sana sini menyatakan diri sudah benar dan tidak melakukan kesalahan di dalam pengelolaan bantuan dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah. Dugaan gangguan psikologis ketua Gapoktan kian terang manakala sudah membabi buta berteriak akan lapor balik apa bila dirinya di laporkan ke APH (Aparat Penegak Hukum).

Dugaan penyelewengan dana Operasional Penyuluhan Lapangan (Oplah) tahun anggaran 2024 oleh Muslimin, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kampung Bumi Ratu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, terus mencuat dan bergulir kemana – mana , Tak hanya soal dugaan korupsi, Muslimin kini juga terseret dalam isu penghalangan tugas jurnalistik hingga ancaman balik terhadap pemerintahan kampung yang sah, Dugaan Psikologi yang terguncang.
Selasa (03/06/2025).

Upaya sejumlah awak media yang berusaha mengonfirmasi dugaan penyimpangan dana tersebut justru disambut dengan tindakan tak bersahabat. Muslimin menolak memberikan keterangan dan bahkan memblokir semua nomor telepon wartawan yang menghubunginya. Sikap arogan dan tertutup ini dinilai sebagai bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dana Ratusan Juta Tak Jelas, Anak Sendiri Pegang Pos Strategis

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sekitar 80 persen kelompok tani di bawah Gapoktan Muslimin telah menerima dana Oplah, berkisar antara Rp70 juta hingga ratusan juta rupiah per kelompok. Namun ironisnya, tidak ada transparansi mengenai realisasi penggunaan dana tersebut.

Yang lebih mencurigakan, anak kandung Muslimin diketahui menjabat sebagai Ketua Petani Milenial di wilayah yang sama dan ikut mengelola dana dari pemerintah pusat. Praktik semacam ini mengindikasikan adanya konflik kepentingan yang kental — nepotisme dan potensi KKN yang tumpang tindih.

Baca Juga:  Pemkab Tuba Diketahui Tidak Merealisasikan Pembayaran DBH ke Pemerintah Kampung TA 2023 Sebesar Rp3.275.334.386.00.

“Muslimin Ancam Lapor Balik Pemerintahan Kampung Bumi Ratu.”

Tak hanya membungkam media, Muslimin juga diduga mencoba menggertak balik masyarakat dan pemerintahan kampung Bumi Ratu, Menurut keterangan seorang tokoh masyarakat berinisial MK, Muslimin mengeluarkan ancaman: “Kalau saya sampai dilaporkan, maka saya akan laporkan juga kepala kampung Bumi Ratu, seperti pembangunan jembatan penyebrangan ke makam yang baru saja akan dimulai di tahun anggaran 2025,” katanya.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh perwakilan pemerintah kampung. Menurutnya, proyek jembatan tersebut belum berjalan karena faktor cuaca ekstrem dan kondisi geografis wilayah yang berupa rawa-rawa. “Bukan tidak dikerjakan, tapi memang menunggu kondisi yang memungkinkan secara teknis,” ujarnya.

Lebih lanjut, Andika kaur Pembangunan pemerintahan kampung Bumi Ratu mempersilahkan Muslim oknum ketua Gapoktan untuk melaporkan bilamana menemukan ada kejanggalan di dalam pengelolaan anggaran dana desa di kampung Bumi Ratu.
” Silahkan saja kalau ketua Gapoktan kampung Bumi Ratu mau melaporkan kepala kampung kami, yang perlu di ingat Muslim di tunjuk menjadi ketua Gapoktan oleh kepala kampung bukan ada pemilihan, hanya pergantian antar waktu, oknum tersebut tidak ada lahan garapan dan tidak ada kerjaan, bisa menjadi ketua Gapoktan. kalau sudah merasa mengelola bantuan terus tidak perlu pemerintahan kampung ya oknum itu salah. Sugesti dan Psikologis nya perlu di periksa mana kala merasa di permasalahkan oleh kawan-kawan media terus, balik nyerang pemerintahan kampung secara membabi buta, kalau mau melaporin kepala kampung juga salah, emang yang mengerjain jembatan itu kepala kampung…?
itu yang mengerjain adalah tim TPK ketua nya kaur Pembangunan.
Bodo dan ngak paham kok bisa jadi ketua Gapoktan.
Saya rasa oknum tersebut tidur terlalu miring dan nyenyak, harus di banguni segera.” Ujar Andika.
Senin (02/06/2025).

Baca Juga:  Diduga Menjadi Salah Satu Dinas Pecundang Dan Sarang Korupsi, Kadis kominfo Tuba Layak Diperiksa Oleh APH.

Publik menilai ancaman Muslimin sebagai bentuk upaya menekan dan mengintimidasi pemerintah kampung Bumi Ratu, agar tidak mendukung langkah pelaporan masyarakat. Bahkan ada yang menilai Muslimin ingin menjadi sosok sentral kekuasaan di wilayahnya: “Seolah-olah hanya dia yang paling tahu dan paling berhak atas segalanya,” ucap salah satu warga.

Dinas Pertanian Bungkam, Dugaan Saling Lindungi Muncul

Tim media Beritapiral.com juga telah mengirimkan surat resmi ke Dinas Pertanian Tulang Bawang untuk meminta klarifikasi. Namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan, baik secara tertulis maupun lewat pesan daring.

Sikap bungkam ini memicu dugaan bahwa ada upaya saling melindungi antara oknum pengelola dana dan aparatur pemerintah. Padahal, transparansi dan akuntabilitas seharusnya menjadi prinsip dasar dalam pengelolaan dana publik, apalagi untuk sektor strategis seperti pertanian.

Desakan Audit Total & Turunnya Kementerian

Desakan publik agar Kementerian Pertanian turun langsung untuk melakukan audit menyeluruh kian menguat. Pemeriksaan tak hanya dituntut pada tingkat kelompok tani, tetapi juga hingga dinas terkait yang diduga lalai dalam fungsi pengawasan.

Presiden Prabowo dalam pidato kenegaraannya saat peringatan Hari Lahir Pancasila menegaskan:
“Jangan takut memviralkan siapa pun yang menyalahgunakan kewenangan. Di era digital sekarang, masyarakat kampung pun bisa lapor dan kawal keadilan.”

No Viral, No Justice!

Di era digital, rakyat punya kekuatan baru: viral. Ketika jalur hukum macet, ketika saluran formal bungkam, masyarakat menjadikan media sebagai benteng terakhir keadilan. Maka, jika kebenaran dibungkam, maka No Viral, No Justice!

(Tim/red | bersambung)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polemik Rp50 Ribu Per-tonase Gabah & Transparansi Anggaran Kian Memanas, Ada Upaya Pembungkaman Suara Publik….!! *” PORTAL vs KEBIJAKAN BODONG”*.
Khoirul Anam Disinyalir Menyebarkan Kebohongan Kepada Publik, Masalah PORTAL JALAN Kian Memanas….!!!? (Undang-undang vs Kebijakan Bodong).
Lapor Pak Gubernur…!!! Jalan Milik Pemerintah Provinsi di Portal, Diduga Dijadikan Ajang Pungli Oleh Oknum Kakam Khoirul Anam Cs
Edisi : Portal Jalan Beromset Ratusan Juta Yang Diduga Hasil Pungli Dan Meras. Pemda Tulang Bawang Hilang Wibawa Oleh Kakam Hargo Rejo…?
Disinyalir Portal Jalan Beromset Ratusan Juta, Kakam Khoirul Anam Diduga Kebal Hukum Dan Melecehkan Program Pemerintah.
Pemkamp Bumi Ratu Salurkan BLT-DD Tahap Pertama di Aula Kantor Kampung
Kekerasan Orang Tua Angkat Di Tulang Bawang Terhadap Anaknya Sendiri : Dipukul Dengan Rotan Sampai Memar Dan Dirantai Di Leher
Diduga Disiksa Orang Tua Angkat, Anak 14 Tahun di Tulang Bawang Ditemukan Terantai dan Digembok.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:02 WIB

Khoirul Anam Disinyalir Menyebarkan Kebohongan Kepada Publik, Masalah PORTAL JALAN Kian Memanas….!!!? (Undang-undang vs Kebijakan Bodong).

Kamis, 16 April 2026 - 10:22 WIB

Lapor Pak Gubernur…!!! Jalan Milik Pemerintah Provinsi di Portal, Diduga Dijadikan Ajang Pungli Oleh Oknum Kakam Khoirul Anam Cs

Minggu, 12 April 2026 - 23:36 WIB

Edisi : Portal Jalan Beromset Ratusan Juta Yang Diduga Hasil Pungli Dan Meras. Pemda Tulang Bawang Hilang Wibawa Oleh Kakam Hargo Rejo…?

Minggu, 12 April 2026 - 11:01 WIB

Disinyalir Portal Jalan Beromset Ratusan Juta, Kakam Khoirul Anam Diduga Kebal Hukum Dan Melecehkan Program Pemerintah.

Senin, 6 April 2026 - 21:08 WIB

Pemkamp Bumi Ratu Salurkan BLT-DD Tahap Pertama di Aula Kantor Kampung

Berita Terbaru