Diduga Terjadi Niat Busuk Dan Permainan Aset Serta Anggaran di BPKAD, APH Dan APIP Diminta Turun Tangan Segera.

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang.-

Kumparan88news.com.-
Polemik aset milik pemerintah Daerah (Pemda) jenis kendaraan roda empat yang belum kembali/ tidak jelas keberadaannya kian memanas, kini di tambah lagi pada Tahun Anggaran (TA) 2025 di BPKAD kabupaten Tulang Bawang diduga ada belanja sewa kendaraan roda empat sebanyak 2 (dua) kali dalam setahun menghabiskan anggaran sebesar Rp600.000.000.

1. Belanja sewa kendaraan roda empat yang pertama sebesar Rp360.000.000. kode paket: 53730151.
2. Belanja sewa kendaraan roda empat yang ke-2 sebesar Rp240.000.000. kode paket : 55922109.

Pada hal aset daerah berbentuk kendaraan roda empat dan hibah kendaraan roda empat kalau di kelola dengan benar, tidak perlu lagi pihak BPKAD kabupaten Tulang Bawang melakukan belanja sewa kendaraan roda empat hingga ratusan juta rupiah setiap tahun.

Bungkamnya pihak BPKAD kabupaten Tulang Bawang ketika tim awak media mulai meminta informasi dan klarifikasi dengan data yang ada di lapangan, sudah menjadi suatu indikasi ada apa gerangan dengan kepala BPKAD dan sekretarisnya.

Sejumlah kalangan mendesak Bupati Tulang Bawang segera turun tangan dan melakukan audit menyeluruh terhadap aset milik Pemkab serta audit ulang anggaran belanja yang tidak pro ke masyarakat.

Hendra, sekretaris BPKAD selalu menghindar dan melempar permasalahan ke sana sini untuk lepas tanggung jawab dari jabatannya sebagai sekretaris dan mantan PLT kepala BPKAD kabupaten Tulang Bawang.

Publik juga berharap bukan hanya Bupati saja yang harus turun tangan, bila perlu melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).
Pasalnya muncul dugaan, banyaknya pihak-pihak yang ikut bermain/berjamaah secara Terstruktur, sistematis dan Masif (TSM).

Lebih mengejutkan lagi, publik di sajikan perjalanan dinas yang di lakukan oleh BPKAD kab.Tulang Bawang pada tahun 2025 sebanyak 15 kali dan menghabiskan anggaran Rp300.000.000 an, di tambah lagi belanja Diklat kepimpinan yang menghabiskan uang rakyat sebesar Rp60.929.000. berikut Dugaan Rinciannya ;
1. Perjalanan dinas dari yang pertama sampe yang ke 15.
– Rp35.418.000
– Rp12.540.000
– Rp64.140.000
– Rp22.200.000
– Rp20.520.000
– Rp 6.080.000
– Rp24.689.000
– Rp12.809.000
– Rp 3.800.000
– Rp 3.800.000
– Rp 9.120.000
– Rp 4.200.000
– Rp80.710.000
– Rp11.850.000
– Rp19.000.000

Baca Juga:  Gasak Narkoba di Menggala Timur, Polres Tulang Bawang Tangkap Seorang IRT

2. Belanja Diklat kepimpinan menghabiskan Rp60.929.000. (kode paket 39347457).

Sungguh miris, Pendidikan dan pelatihan (Diklat) oknum pejabat tersebut juga harus menguras uang rakyat, banyak kalangan masyarakat berharap ada rasa malu yang harus di tunjukan oleh oknum pejabat tersebut, yang sudah mempergunakan uang rakyat dengan sesuka hatinya.

Cemoohan datang dari publik juga menjadi sebuah kritikan keras, “Kalau sudah Diklat kenapa harus belanja Honorarium penanggung jawab pengelola keuangan sebesar Rp563.400.000.”

Banyaknya pembelanjaan yang menghabiskan anggaran yang tidak masuk akal, kian memantik kemarahan publik yang disinyalir uang hasil pajak rakyat dibuat oknum pejabat BPKAD Kabupaten Tulang Bawang bersenang-senang di atas penderitaan masyarakat kabupaten Tulang Bawang.

Alangkah baiknya anggaran tersebut bisa di alihkan ke perbaikan infrastruktur di kabupaten Tulang Bawang, seperti
jalan di kecamatan Rawapitu banyak yang rusak, jalan di kecamatan Dente teladas banyak yang hancur, jalan di kecamatan Rawajitu Selatan seperti kubangan kerbau, belum lagi di kecamatan yang lain.

Sangat jelas pemerintah pusat sudah membuat aturan yang harus dipatuhi oleh pemerintah daerah, seperti :
*” Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025″.*
Dan *”Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 56 Tahun 2025″.*
Fokus Penghematan : *”Efisiensi ditunjukkan pada pos belanja yang kurang produktif dan tidak Esensial, seperti perjalanan dinas,kegiatan seremonial dan alat tulis kantor”.*

“KINERJA BPKAD YANG TERINDIKASI TIDAK BECUS”

Salah satu aset bangunan yang belum di catat dan belum bisa di audit, Pasar Induk KTM (Kota Terpadu Mandiri) di kecamatan Rawapitu kampung Batang Hari.
Terdiri dari Los pasar 40 unit, kantor pasar satu unit, WC pasar 2 unit.
Rabu (24/06/2026).

Kritik keras kembali di sampaikan publik, Aset berbentuk kendaraan yang di depan mata saja bisa hilang, apa lagi aset yang jauh dari mata.

Baca Juga:  Ketua DPC PPWI TUBA Andreyadi Soroti : Pernyataan Mentri Desa & Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT)

Tim.

Berita bersambung.
isi berita aset, anggaran dan hibah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hasil Pajak Rakyat, Uang Rakyat, Aset Daerah Seharusnya Dikelola Dengan Baik, Ketika Aset Tidak Kembali BPKAD Memilih Bungkam…!!!
Tindak Tegas! TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota
SPBU BUMD 24-345-107 Diduga Kuat Menberikan Ijin Ke Pelansir Ngecor BBM Subsidi Jenis Solar, Tangki Modifikasi Dan Tekmon Dalam Bak Truk Cold Diesel Dan Minibus. Ketua LP2i Angkat Bicara….!!
Polemik Rp50 Ribu Per-tonase Gabah & Transparansi Anggaran Kian Memanas, Ada Upaya Pembungkaman Suara Publik….!! *” PORTAL vs KEBIJAKAN BODONG”*.
Khoirul Anam Disinyalir Menyebarkan Kebohongan Kepada Publik, Masalah PORTAL JALAN Kian Memanas….!!!? (Undang-undang vs Kebijakan Bodong).
Lapor Pak Gubernur…!!! Jalan Milik Pemerintah Provinsi di Portal, Diduga Dijadikan Ajang Pungli Oleh Oknum Kakam Khoirul Anam Cs
Edisi : Portal Jalan Beromset Ratusan Juta Yang Diduga Hasil Pungli Dan Meras. Pemda Tulang Bawang Hilang Wibawa Oleh Kakam Hargo Rejo…?
Disinyalir Portal Jalan Beromset Ratusan Juta, Kakam Khoirul Anam Diduga Kebal Hukum Dan Melecehkan Program Pemerintah.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:00 WIB

Diduga Terjadi Niat Busuk Dan Permainan Aset Serta Anggaran di BPKAD, APH Dan APIP Diminta Turun Tangan Segera.

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:31 WIB

Hasil Pajak Rakyat, Uang Rakyat, Aset Daerah Seharusnya Dikelola Dengan Baik, Ketika Aset Tidak Kembali BPKAD Memilih Bungkam…!!!

Senin, 1 Juni 2026 - 20:12 WIB

Tindak Tegas! TEKAB 308 Polres Tulang Bawang Buru Dan Tangkap Komplotan Pencuri Motor, Satu Pelaku Jatuh Karena Berani Melawan Dan Acungkan Senpi Rakitan Ke Anggota

Senin, 25 Mei 2026 - 11:42 WIB

SPBU BUMD 24-345-107 Diduga Kuat Menberikan Ijin Ke Pelansir Ngecor BBM Subsidi Jenis Solar, Tangki Modifikasi Dan Tekmon Dalam Bak Truk Cold Diesel Dan Minibus. Ketua LP2i Angkat Bicara….!!

Kamis, 23 April 2026 - 09:03 WIB

Polemik Rp50 Ribu Per-tonase Gabah & Transparansi Anggaran Kian Memanas, Ada Upaya Pembungkaman Suara Publik….!! *” PORTAL vs KEBIJAKAN BODONG”*.

Berita Terbaru