Kolaborasi Dugaan Korupsi Megah Proyek PT.INDO BANGUN Dengan Pihak Balai Besar Membuat Hukum Tidak Berdaya.

Rabu, 24 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung.–

Kumparan88news.com.–

Megah proyek dengan nama kegiatan Irigasi dan Rawa III, Pekerjaan Peningkatan daerah irigasi rawa (DIR) Rawajitu SPP Ipil.
Sumber dana berasal dari LOAN ADB/AIF 2021–2022. Tahun anggaran 2020.

Megah Proyek yang di mulai dicatat tanggal kontrak 23 Desember 2020 sebesar Rp 97.800.000.000. ( sembilan puluh tujuh milliar delapan ratus juta rupiah) waktu pelaksanaan selama 480 (Hari kalender), yang di kerjakan kontraktor pelaksana oleh PT.INDO BANGUN GROUP.

Megah Proyek DIR yang melewati 2 (dua) kampung (kampung Bumi Ratu dan Wono Agung) di kecamatan Rawa Jitu Selatan kabupaten Tulang Bawang dan 1 (satu) desa (desa Bandar Anom) di kecamatan Rawa jitu Utara kabupaten Mesuji, Lampung.

Proyek yang di gembor-gemborkan akan membantu para petani padi untuk mengatasi kekurangan debit air kenyataannya Proyek tersebut malahan menjadikan petani kesulitan di waktu musim tanam dan musim panen.

Dari awal proyek yang di duga di kerjakan asal jadi dan banyak Mark-up nya sudah di keluhkan oleh para petani.
Dari awal sewaktu dimulainya pemancangan kayu gelam di lahan gambut yang seharusnya memakai kayu gelam sepanjang 4 (empat) Meter, kenyataannya ada yang cuma di pancangkan cuma dua meter.

Megah proyek yang menghabiskan uang negara puluhan milliar malahan di duga keras menjadi ajang korupsi secara berjamaah terstruktur, sistematis dan masif.
keluhan dan laporan dari ormas, LSM dan para penggiat anti korupsi di anggap angin lalu, pihak BALAI BESAR wilayah sungai Mesuji Sekampung SNVT seakan-akan tutup mata.

Megah proyek yang seharusnya selesai selama 480 hari, kenyataan baru bisa selesai diakhir tahun 2023, itu juga untuk kampung Bumi Ratu (Sp1) kecamatan Rawa Jitu Selatan kabupaten Tulang Bawang masih banyak yang belum di kerjakan oleh PT.INDO BANGUN seperti di jalur SK 5 dan Tr 4. (Vero yang belum di pasang), malahan vero yang ada di hancurkan oleh karyawan PT.Indo bangun untuk di ambil besinya dan di jual kiloan di tukang rongsokan.

Baca Juga:  Anggota DPRD Sugianto. S.I.P : Retribusi Pajak Disektor Pariwisata, PAD Banten, Menjadi Komponen Penting Pembangunan Daerah Tangerang.-- Kumparan88news.com.-- Banten merupakan salah satu kekayaan alam yang patut untuk dibanggakan dan memliki tempat wisata yang memiliki keunikan daya tarik tersendiri untuk dikunjungi wisatawan, dengan berbagai budaya daerah, dan ada juga tempat bersejarah serta panorama hills yang terlihat dari pusat kota cilegon, selanjutnya menuju ke pantai Anyer yang memiliki potensi dan sumber daya yang dapat dikembangkan untuk menunjang program otonomi daerah di bidang pariwisata. Hal ini dikatakan oleh anggota DPRD Provinsi Banten' Sugianto, S.I.P, dari Fraksi PDI Perjuangan, menyebut Retribusi pajak di sektor pariwisata menjadi komponen penting untuk Pemerintah daerah yang berhulu tentunya pada Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) agar dana yang terkumpul di PAD, terus berkembang dan bisa melakukan pembangunan yang dilaksanakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah " Jum'at 29 Desember 23. Dikatakannya pembangunan yang dihasilkan dari Retribusi pajak wisata ataupun kawasan wisata yang dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah setempat dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, seperti adanya jasa penyedia perhotelan, restoran, hiburan dan rekreasi serta agen perjalanan. Lebih lanjut Sugianto menjelaskan untuk diketahui sebagai instrument bangsa, pajak bersifat memaksa, maka jelas uang yang dikumpulkan dari pajak akan dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk pembangunan sarana umum yang dibiayai melalui pajak oleh pemerintah itu sendiri, Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan tata Cara Perpajakan menjelaskan pajak merupakan kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi kemakmuran rakyat. Perlu diketahui Pendapatan asli daerah adalah salah satu sumber pendapatan yang dapat mengembangkan dan mengoptimalkan semua potensi daerah yang ada , bertujuan agar tercapainya potensi pendapatan asli daerah yaitu PAD, dapat lebih besar, namun dalam hal ini Pemerintah perlu mengembangkan tempat pariwisata yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian rakyat, karena berkembangnya obyek pariwisata akan berdampak pada kondisi sosial ekonomi masyarakat disekitarnya juga terhadap pendapatan asli daerah " Ujarnya. "Pemerintah Provinsi Banten sambung Sugianto, diharuskan membuat langkah terobosan strategis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif guna membangun dan memajukan pariwisata di daerah dan yang utama dilakukan tentunya berkaitan dengan safety issue, bagaimana wilayah harus aman untuk para wisatawan, serta peningkatan sarana dan prasarana umum, juga kebersihan, seperti toilet sehingga wisatawan yang datang merasa nyaman, yang harus lebih diperhatikan adalah sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di sektor pariwisata. Sugianto menambahkan pembangunan pariwisata di daerah sebaiknya diselaraskan dengan kearifan budaya lokal, untuk itu, rapat kerja dengan anggota Dewan dirasa penting agar benar-benar bisa memahami kondisi di setiap daerah dan semua ini bertujuan agar tugas dan program Kementerian Pariwisata dapat berjalan maksimal " Tutupnya. ( Red )

Sungguh di luar nalar manusia yang sehat akal dan pikirannya, Proyek yang tidak ada manfaatnya sama sekali buat petani, hingga berita ini di naikan menjadi konsumsi publik, belum pernah sekali pun ada air yang mengalir sepanjang Vero yang sudah terpasang yang menuju ke sawah milik para petani.

Banyaknya pekerjaan yang belum di selesaikan oleh PT.INDO BANGUN GROUP khususnya di kampung Bumi Ratu, menambah nyata para karyawan dan alat-alat milik PT.INDO BANGUN sudah di bawah pergi seakan -akan kabur lepas tanggung jawab.

Semua masalah di PT.INDO BAMGUN yang timbul dan data-data yang terkumpul dan tersimpan akan menjadi acuan untuk koordinasi ke pihak APH.
Harapan besar para petani dan tokoh yang di lewati proyek irigasi gantung agar KPK (komisi Pemberantasan Korupsi) bisa turun ke lokasi.

Seperti yang di sampaikan oleh salah tokoh masyarakat dari kampung Bumiratu, yang mengatakan ” Ada pembodohan yang di tunjukan oleh pimpinan PT.Indo Bangun Group yang ada disini, pekerjaan pemasangan Vero di kampung Bumiratu belum selesai tapi mereka sudah melakukan perawatan/pemeliharaan, di tambah utusan dari Balai besar yang datang untuk melakukan pengetesan kelancaran air di setiap Vero, pada hal mereka tau kerjaan yang di tinggalkan PT.Indo Bangun carut marut”. ujar tokoh masyarakat yang juga mantan kepala kampung Bumi Ratu pak Mujiono.
Selasa (23/04/2024).

Harapan besar juga di sampaikan oleh beberapa petani padi di kampung Bumi Ratu, kepada Khoirul Akhyar atau Alung untuk bisa hadir dan bertanggung jawab melihat pekerjaan PT.Indo Bangun yang katanya sudah selesai.
Dan kepada pihak Balai besar jangan asal bicara yang mengatakan PT.Indo Bangun akan melanjutkan pekerjaan nya sampai selesai, ketika dipertanyakan kapan akan di kerjakan, nyata nya tidak bisa menjawab.

Baca Juga:  Sangat Prihatin... !!! Tidak Memiliki Lapangan Juara Umum Cabor Wood Ball Kota Tangerang.

(Tim).

Bersambung.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Loku Cs Kuasai Lahan Sawit di IUP PT Timah Diduga Kebal Hukum, Hanya ‘Calo’ Dijadikan Tersangka!* DILANSIR DARI BABELTERKINI.COM
Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat
Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria S.H.,M.H: angkat bicara terkait berita yang lagi viral
Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !
*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?
Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:15 WIB

*Loku Cs Kuasai Lahan Sawit di IUP PT Timah Diduga Kebal Hukum, Hanya ‘Calo’ Dijadikan Tersangka!* DILANSIR DARI BABELTERKINI.COM

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

Pemerintah Terkesan Menutup Mata Dan Telinga Terhadap Keluhan Masyarakat

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:45 WIB

Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria S.H.,M.H: angkat bicara terkait berita yang lagi viral

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:35 WIB

Dewan Pengawas Pusat WRC” Habib Muchdar Tegaskan Dirjenpas Kalsel Mulyadi Untuk Intensifkan Razia dan Pengawasan Lapas !

Senin, 29 Desember 2025 - 21:34 WIB

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*

Berita Terbaru