Pemerintah Desa Kejayaan Talang Padang Tanggamus di Duga Kuat Selewengkan Dana Desa Sejak Lama

Sabtu, 23 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus.-

Kumparan88news.com.-

Praktek penggelembungan anggaran masih saja dilanggengkan di negeri ini. padahal, Mark up jelas-jelas merupakan modus laten korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Namun kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah masih berpotensi menjadi ladang subur korupsi.

Korupsi benar-benar sudah merambah pengelolaan dana desa. Program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menjadi sasaran apabila tidak ada upaya serius untuk mengantisipasinya, bukan peningkatan kesejahteraan yang terwujud melainkan pemerataan korupsi hingga ke pelosok desa, kamis (21/12).

Dari hasil investigasi di lapangan pemerintah desa kejayaan kec. Talang Padang kab. Tanggamus Lampung. diduga kuat telah melakukan modus penggelembungan anggaran belanja barang dan jasa (Mark up) bahkan laporan belanja barang fiktif dari tahun-tahun sebelumnya ketika masih di pimpin kepala desa lama yang kemudian karna kekosongan sempat di isi oleh pejabat sementara (PJ).

Aroma yang berbau tak sedap tersebut mulai terendus oleh team, dari amatan perjalanan realisasi DD yang dikelola oleh pemerintah desa kejayaan talang padang yang disinyalir tidak sesuai fakta di lapangan.

Seperti pengadaan bibit alpokat yang di anggarkan dengan jumlah yang sangat luar biasa yaitu Rp. 148.500. dan menurut sekdes saat di konfirmasi di ruangan kerjanya mengatakan bahwa setiap rumah telah di bagikan tiga batang bibit alpokat. Namun berbeda yang terjadi di lapangan, hasil investigasi team di lapangan tidak semua masyarakat mendapatkan bibit alpokat, seperti yang di katakan salah satu warga kejayaan yang tidak mendapatkan bibit alpokat.

” Sejak kepala desa yang baru (Ahmad Yusuf-red) saya belum pernah mendapatkan bantuan bibit apapun,” ujar pria (55) yang meminta namanya di rahasiakan.

Kemudian tidak jauh dari rumah kepala desa seorang laki-laki paru baya yang meminta namanya juga tidak dipublikasikan, dirinya juga tidak pernah mendapatkan bantuan berupa bibit apapun dari kepala desa saat ini.

Baca Juga:  Banyak Temuan BPK di Dinas PUPR, Disinyalir Rekomendasi BPK Tidak Dipatuhi Oleh Sekda Mesuji.

” Belum pernah saya mendapatkan bantuan bibit alpokat, belum pernah pak,” tuturnya dengan bahasa daerah.

Berdasarkan data yang di himpun dari berbagai sumber, diduga kuat pemerintah pekon kejayaan korupsikan dana desa sejak lama, dan modus yang dilakukan adalah mark up dan disinyalir kerap membuat laporan belanja fiktif.

Dalam hal ini team akan terus memantau dan mengawasi, sampai nanti tiba waktunya semua akan dapat terungkap.
.
(Deni Abson)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*
*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*
Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?
Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !
Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden
Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Aliansi Tepi Barat Padati Kantor Kemenag !
Diduga Ada Upaya Bungkam Media, Sekel Tugu Diminta Klarifikasi
Dugaan Cara Mulyono Mengeruk DD Kampung Sumber Makmur : Proyek Jalan & Operasional Kantor Diduga Mark Up, Publik Geram

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 21:34 WIB

*Perdamaian Kekeluargaan Warnai Klarifikasi Video Viral di Desa Mulya Agung*

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:55 WIB

*Saat Kunjungi Polda Kalsel “Habib Aboe Bakar : Kita Dorong Reformasi Polri Serta Tinjau Kesiapan Pengamanan Haul Guru Sekumpul 2025.*

Senin, 15 Desember 2025 - 22:45 WIB

Revitalisasi SMKN 1 Kebun Tebu Kian Janggal: Kusen Lama, Adukan Encer, Pekerja Tanpa APD, Kini Libatkan Oknum TNI sebagai “Pengawas”?

Jumat, 25 Juli 2025 - 19:09 WIB

Adv.Hutomo Lim.ST., SH.,MH : Dalam Kasus Dugaan Korupsi PJU-TS” Klein Kami PT. ARS, Tidak Ada Keterlibatan !

Jumat, 6 Juni 2025 - 15:00 WIB

Dari Istana untuk Rakyat, Bupati Egi Salurkan Bantuan Sapi Kurban Presiden

Berita Terbaru