Kapolres Tulang Bawang Didesak Tangkap Pelaku Pemukulan & Provokator Di Lingkup PEMDA

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kumparan88news.com,-
Tulang Bawang,-

Chandra Hartono resmi melaporkan oknum ASN Pemkab Tulang Bawang ke Polres Tulang Bawang. Ia datang bersama tim advokat dari ARUN Nusantara untuk membuat laporan atas insiden kekerasan yang terjadi saat aksi unjuk rasa (UNRAS) damai pada 11 November 2025 di depan Kantor Pemkab Tulang Bawang. (17/11/25)

Dalam laporannya, Chandra Hartono mengungkap bahwa dirinya menjadi korban pencekikan dan pemukulan oleh oknum Sat Pol PP berinisial RHM.T, yang dikenal sebagai ajudan Sekda berinisial FYS. Sementara aksi pemukulan secara bersama-sama dilakukan oleh MHD dkk, yang diduga kuat memenuhi unsur pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 KUHP.

Tidak hanya itu, para terlapor juga diduga melakukan tindakan tidak menyenangkan dan upaya paksa agar Chandra Hartono dan rekan-rekannya tidak melakukan orasi di area Pemda. Tindakan tersebut mengarah pada unsur Pasal 335 KUHP terkait pemaksaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan.

Ada Dugaan Provokasi dari Pejabat Pemda

Fakta mencengangkan muncul dari kesaksian korban. Sebelum pengeroyokan terjadi, Chandra Hartono mengaku melihat RHM.T dipanggil oleh Kepala Dinas Sat Pol PP berinisial RPYP, yang nampak memberikan bisikan, instruksi, dan isyarat tangan ke arah korban. Tidak lama setelahnya, pencekikan dan pemukulan langsung terjadi.

Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa tindakan kekerasan tersebut bukan inisiatif spontan, melainkan aksi yang dipicu oleh instruksi langsung dari pejabat Pemda.

Chandra Hartono: “Ini untuk menghentikan arogansi ASN”

Di hadapan para wartawan di Polres Tulang Bawang, Chandra menegaskan alasannya membuat laporan polisi:

“Saya membuat laporan ini untuk mengkritik keras buruknya kinerja ASN Pemkab Tulang Bawang. Jangan sampai masyarakat yang melakukan aksi damai dipukul, dicekik, dan diperlakukan semena-mena hanya karena menyampaikan aspirasi. Aksi menyampaikan pendapat di muka umum dilindungi undang-undang, bukan untuk dibungkam dengan kekerasan.”

Baca Juga:  Pemudik Nataru Diimbau Untuk Beristirahat di Tempat Yang Telah Disediakan Oleh Polres Tulang Bawang.

“Publik Mendesak Kapolres Bertindak Tegas”.

Kasus ini kini menjadi sorotan, Publik mendesak Kapolres Tulang Bawang untuk segera menangkap para pelaku dan mengusut dugaan provokasi internal Pemda.
Keterlibatan oknum pimpinan Sat Pol PP dan ajudan Sekda harus ditindak serius demi menjaga wibawa hukum serta menghindari preseden buruk bagi demokrasi dan kebebasan berpendapat.

Aroma pembungkaman suara rakyat semakin terasa, dan bola panas kini berada di tangan aparat penegak hukum:
Berani atau tidak menindak ASN yang diduga melakukan kekerasan di lingkup Pemda sendiri.

(Tim)

(Berita Bersambung).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

*Dituding Memakai Ijasah Palsu di Media Elektronik, PH Kakam “AM” Mempertimbangkan Langkah Hukum Agar Kedepan Tidak Terulang Lagi.*
*HEBOH! Pelajar SMK Ditemukan Tewas Membusuk di Perkebunan Sawit, Polisi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Hilangnya Sepeda Motor*.
Ketua BAIN HAM RI Lampung Kritik Penggunaan Mobil Pribadi oleh SPPG MBG Putra Mandiri Sukses, Pihak SPPG: Kami Sedang Melengkapi Sarana dan Prasarana
Ketua BAIN HAM RI DPW Provinsi Lampung Kritik Tindakan Kapolsek Banjar Agung Melalui Aparat Kampung yang Akan Jemput Paksa Warga Tidak Ikut Ronda Malam
Ketua Majelis Perwatin Adat Marga Aji Menyurati Ketua Adat Sungai Sidang Dan Dua Kepala Desa Prihal Hak Adat Ulayat Sungai Sidang Dan Hak Adat Ulayat Marga Aji.
BAIN HAM RI DPW Prov. LAMPUNG Gelar Agenda Tahunan.
*”Oknum Marinir Patjri Diduga Mafia Solar Backing Pengecoran BBM Subsidi ‘Tangki Setan’ 10 Ton di SPBU 24.345.72, 24.345.27 & 24.345.114 — Wartawan & LSM Diancam Dibunuh, LBH PWRI Kecam Keras dan Desak Kapolri serta Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali Turun Tangan”*
*P3UW dan Ketua Team Pengukuran Tanah Ulayat Marga Aji Megoupak Tulang Bawang Sepakat Memberantas MAFIA TANAH Di Rawajitu Timur Dan Oknum Kades Yang Terlibat*

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 10:19 WIB

*Dituding Memakai Ijasah Palsu di Media Elektronik, PH Kakam “AM” Mempertimbangkan Langkah Hukum Agar Kedepan Tidak Terulang Lagi.*

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:03 WIB

*HEBOH! Pelajar SMK Ditemukan Tewas Membusuk di Perkebunan Sawit, Polisi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Hilangnya Sepeda Motor*.

Senin, 17 November 2025 - 19:39 WIB

Kapolres Tulang Bawang Didesak Tangkap Pelaku Pemukulan & Provokator Di Lingkup PEMDA

Selasa, 4 November 2025 - 21:57 WIB

Ketua BAIN HAM RI Lampung Kritik Penggunaan Mobil Pribadi oleh SPPG MBG Putra Mandiri Sukses, Pihak SPPG: Kami Sedang Melengkapi Sarana dan Prasarana

Sabtu, 1 November 2025 - 12:14 WIB

Ketua BAIN HAM RI DPW Provinsi Lampung Kritik Tindakan Kapolsek Banjar Agung Melalui Aparat Kampung yang Akan Jemput Paksa Warga Tidak Ikut Ronda Malam

Berita Terbaru